,

Modal Bisnis Angkringan

by -25 views

Pernahkah makan dan mampir di warung angkringan?

Bila sudah pasti kita tahu bagaimana warung angkringan itu. Warung yang kebanyakan berada di pinggir jalan dan menyajikan berbagai menu makan dan minum, yang identik dengan nasi kucing dan wedang rondenya.

Dalam sehari omset pendapatan dari angkringan lumayan menguntungkan. Menurut informasi yang ada, omset yang diperoleh bisa mencapai Rp,300.000/hari untuk warung angkringan biasa. Tentu setiap tempat memiliki nilai omset yang berbeda.

Nah apakah tertarik untuk membuka usaha ini? Berapa sih modal bisnis angkringan untuk pemula?

Perhitungan modal membuka usaha angkringan

Untuk membuka usaha angkringan sebenarnya tidak terlalu membutuhkan modal yang besar. Persiapan yang matang serta penentuan lokasi menjadi langkah awal untuk memulai usaha ini.

Lakukan riset di berbagai tempat untuk menentukan lokasi yang tepat.

Tentukan menu yang akan dijual disini seperti menu makanan: nasi kucing, telur puyuh, tempe bacem, lontong, sate ayam, sate usus, sate kerang, ati goreng, tahu goreng, mendoan, ceker/kepala ayam.

Menu minuman seperti: jahe susu, teh anget, kopi, wedang ronde, es jeruk dll.

Modal awal

Langkah awal adalah persiapan modal, tergantung dari kita mau menginvestasikan modal dengan nominal yang kita mampu. Karena baru pemula sebaiknya mulailah dengan modal yang tidak terlalu besar.

Berikut rincian modal yang diperlukan:

Alat-alat

  • Gerobak: Rp,1.000.000
  • Kursi: Rp,300.000
  • Meja: Rp,300.000
  • Tikar: Rp,100.000
  • Gelas: Rp,50.000
  • Piring plastik: Rp,50.000
  • Gelas plastik 2 lusin: Rp,30.000
  • Sendok 2 lusin: Rp,30.000
  • Garpu 2 lusin: Rp,30.000
  • Ember: Rp, 20.000
  • Termos 2 buah: Rp,100.000
  • Ceret 1 buah: Rp,40.000
  • Tempat pembakaran: Rp,50.000
  • Gas elpiji: Rp,150.000
  • Arang 1 karung: Rp,20.000
  • Tempat sampah 1 buah: Rp,20.000
  • Listrik/bulan: Rp,20.000
  • Total: Rp,2.310.000

Anggaran belanja/hari

  • Telur puyuh 1 kg: Rp,15.000
  • Tempe: Rp,10.000
  • Tahu: Rp,12.000
  • Ceker ayam/kg: Rp,13.000
  • Kepala ayam/kg: Rp,13.000
  • Ati ayam: Rp,20.000
  • Beras 1 kg: Rp,10.000
  • Cabai ½ kg: Rp,30.000
  • Bawang merah ¼ kg: Rp,8000
  • Bawang putih ¼ kg: Rp,7000
  • Kemiri: Rp,2000
  • Ketumbar:Rp,3000
  • Kunyit: Rp,4000
  • Jahe: Rp,10.000
  • Jeruk: Rp,8000
  • Gula pasir 1 kg: Rp12.000
  • Susu kaleng 2 buah: Rp,18.000
  • Es batu: Rp,3000
  • Kecap 2 sachet: Rp,8000
  • Total: Rp,186.000/hari dikalikan sebulan jadi Rp,186.000 x 30 hari = Rp,5.580.000/bulan

Harga menu makanan

  • Nasi kucing: Rp,2000
  • Tempe bacem: Rp,1000
  • Tahu bacem/goreng: Rp,1000
  • Telur puyuh: Rp,2000
  • Sate usus: Rp,20000
  • Sate kerang: Rp,2500
  • Sate ayam: Rp,3000
  • Kepala ayam: Rp,1000
  • Ceker ayam: Rp,1000
  • Mie instan: Rp,20.000
  • Menu tambahan:
  • Nasi goreng: Rp,7000/porsi
  • Mie goreng/rebus: Rp,5000/porsi

Harga menu minuman

  • Jahe susu: Rp,3000
  • Teh manis anget: Rp,2000
  • Es teh: Rp,3000
  • Susu panas: Rp,3000
  • Jeruk anget: Rp,2000
  • Wedang jahe: Rp,3000
  • Es jeruk: Rp,3000
  • Teh tawar anget: Rp,1000
  • Kopi: Rp,3000

Hitungan modal dan keuntungan Bisnis Angkringan

Kita asumsikan dalam sehari terdapat 50 orang pengunjung dan rata-rata menghabiskan menu makanan dengan nilai Rp, 4000 maka dikalikan 50 orang jadi Rp,4000 x 50 = Rp,200.000

Dan menghabiskan menu minuman dengan nilai rata-rata Rp,2000 maka, Rp,2000 x 50 = Rp,100.000

Total pendapatan Rp,200.000+Rp,100.000 = Rp,300.000/hari

Jika dalam sebulan dikalikan saja 30 hari jadi Rp,300.000 x 30 hari = Rp,9.000.000/bulan

Keuntungan bersih/bulan Bisnis Angkringan

Dari total pendapatan selama sebulan dikurangi biaya modal awal dan biaya operasional per hari.

Maka Rp,9.000.000-Rp,7.890.000 = Rp,1.110.000/bulan

Itulah tadi analisa tentang modal bisnis angkringan, rincian di atas hanya sebagai gambaran saja, tentu akan berbeda bila diterapkan oleh masing-masing orang tergantung sesuai dengan kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *