Puluhan Pasien Isoman di Jambi Dijemput Polisi

by -181 views
Seorang pasien isoman saat dijemput dan dipindahkan ke tempat isolasi pemerintah oleh pihak kepolisian
Seorang pasien isoman saat dijemput dan dipindahkan ke tempat isolasi pemerintah oleh pihak kepolisian

BERITA JAMBI- Pihak kepolisian menjemput 43 pasien yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah untuk mencegah munculnya klaster keluarga, Rabu (4/8/2021).

Para pasien Covid-19 tersebut dipindahkan ke tempat isolasi yang disediakan oleh pemerintah seperti Graha Lansia dan Gedung BPSDM Provinsi Jambi.

Diharapkan para pasien bisa mendapatkan perawatan secara intensif dan mencegah penularan Covid-19.

“Pelaksanaan isolasi di tempat yang disediakan pemerintah bisa mencegah munculnya klaster keluarga,” kata Kapolresta Jambi Kombes Dover Christian melalui pesan singkat, Rabu.

Ia mengatakan, penjemputan 43 pasien yang sedang isoman di rumah ini juga untuk menepis kekhawatiran penularan terhadap kerabat dekat.

Selain itu, hal ini akan meringankan beban tenaga medis dalam mengontrol kesehatan pasien.

“Tenaga kesehatan tidak perlu lagi mengunjungi pasien dari rumah ke rumah,” kata Dover.

Untuk saat ini, pemerintah daerah telah menyiapkan tempat isolasi seperti BPSDM, Bapelkes, LPMP dan Asrama Haji.

Dengan melakukan isolasi di tempat pemerintah, tentu pasien akan mendapatkan perawatan, makanan dan obat-obatan yang cukup.
Bahkan, apabila dalam keadaan darurat, tabung oksigen akan lebih mudah didapatkan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi terkait tempat isolasi pemerintah, pihak kepolisian akan memfasilitasi.

Masyarakat bisa menghubungi nomor telepon Kabagops Polresta Jambi Kompol Farouk Afero pada nomor ponsel atau WA 081352688088.

Data terkini di Kota Jambi

Menurut data Satgas Covid Kota Jambi, jumlah total kasus yang tercatat di Jambi sebanyak 7.142 orang.

Dari jumlah itu, sebanyak 5.141 orang dinyatakan sembuh.

Sementara itu, 237 orang pasien meninggal dunia.

Saat ini, kasus aktif sebanyak 1.764 orang yang masih dalam perawatan dan pengawasan.

Dari jumlah itu, yang dirawat di rumah sakit sebanyak 304 pasien.

Kemudian non-rumah sakit berjumlah 61 orang yang berada di BPSDMD Provinsi Jambi. Kemudian di Bapelkes sekitar 26 orang, lalu di Graha Lansia sebanyak 16 orang.

Sementara jumlah warga yang melakukan isolasi mandiri sebanyak 806 orang. Sumber: Kompas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.